Jumat, 15 April 2016

@pelajar_medan

Logo @pelajar_medan *design by Johe


@pelajar_medan (didalam pesawat bombardir Garuda Indonesia dari KNO menuju Palembang *balek ke Rumah Papa Dan Mama) 14 April 2016

Cita-cita -----> menjadi keynote speaker 

Ntah ini akan menjadi kapan akan terjadi? Setelah misi ingin jadi pembicara service, kemudian pengen jadi pakarnya standup selling, sekarang melalui media instagram, aku membuat akun @pelajar_medan.

Alhamdullilah akun IG @pelajar_medan 
sudah memiliki followers 1000 lebih pada tgl 12 April 2016(oh iya, akun ini juga dipromotekan oleh akun @abangmedan si mister meme) dalam waktu satu bulan pencapaian yg luar biasa, dibandingkan dg akun IG pribadi sendiri @putraandri03 yg hampir tiga tahun masih di 725 followers, akun IG @pelajar_medan aku buat untuk memenangkan hati calon pelanggan muda Telkomsel (aamiin...), hehehehehe....

Akun ini hanya melakukan repost terhadap foto-foto pelajar di Medan dimana foto-foto ini dilakukan dengan Teman-Teman sekolahnya wefie dg jumlah minimal 2 orang. Memang akun-akun seperti ini sudah ada dan banyak, seperti pegasusgeng, masasma, putihabuabu, indoschool, dari akun-akun IG besar ini aku terinsipirasi, dengan membuat clustering Medan. 

Kenapa Medan, karena aku sedang bekerja dilokasi Medan, dan akun yg berhubungan dengan pelajar ini ada kaitannya dengan divisiku sekarang, yakni Youth And Community, utk waktu satu bulan ini lumayan banyak foto-foto dari pelajar yg memberi hastag #pelajarmedan dan tagged foto ke akun @pelajar_medan ada sekitar 500an foto. 

Dalam waktu satu bulan ini ada ada satu akun yang meminta bantuan utk mempromotekan Akun IGnya dan satu akun meminta aku menjadi narasumber tentang pendapat aku mengenai selebrasi kelulusan sekolah tahun 2016. Utk membantu promote sudah dilakukan dan tinggal menunggu chat dengan akun yang meminta aku utk berpendapat tentang selebarasi kelulusan sekolah. Banyak hal-hal yg akan dilakukan dengan akun ini, semoga akun ini menjadi bekal aku menjadi keynote speaker, aamiin

Andri T Putra
Twitter & IG @putraandri03
Owner IG @pelajar_medan

Sabtu, 25 April 2015

Sehat dan Ideal dalam 90 hari

Pagi Pembaca,


Medan, 25 April 2015

Judul pada kali ini adalah sehat dan ideal dalam 90 hari.  Saya pada saat 90 hari yg lalu memiliki berat badan 86 kg dengan tinggi 170cm ini bisa dikategorikan gak balance antara tinggi dan beratnya ya bisa dikatakan gemuklah, hahahaha.  Dan saya pun memiliki kekhawatiran dengan berat ini karena kalo tidak segera diidealkan bisa tembuh 1 kwintal ini berat badan saya.  Sempat saya mendapatkan artikel tentang lari di tahun 2014 bulan maret dan saya melakukan repost artikel ini ke blogku http://putraandri03.blogspot.com/2014/03/kutipan-bakar-100-kalori-tinggal-lari.html, pada saat artikel ini saya temukan saya baru memulai lari 1 bulan dan berharap bisa menurunkan berat badan ini.  Setelah sekian lama lari ternyata berat badan tidak kunjung turun juga malah sepertinya tambah lebar, hahahaha.  Sepertinya lari juga dan makan juga.

Nah sehat dan ideal dalam 90 hari ini, sejak 90 hari yang lalu saya harus melakukan effort lebih dalam menurunkan berat badan ini.  Adapun yang saya lakukan adalah Olahraga (lari) dan Menjaga pola makan, ternyata sistem ini berhasil olahraga  untuk mengencangkan otot dan menjada kebugaran sedangkan menjaga pola makan untuk menjaga berat badan terus stabil dan ideal.  Jogging atau lari saya lakukan seminggu selama 2x.  Untuk pola makan ini memang kita harus extra keras, pagi sarapan seperti biasa, dan disiang hari karbo dikurangi dan malam konsumsi buah dan air putih, bagian yg juga penting adalah tidak ada lagi cemilan dalam proses ini.  Setelah 90 hari pola kita terhadap makan akan terbiasa, hanya cobaannya di 2 minggu pertama saja. Sekarang setelah 90 hari berat badan saya turun 10 kg, dan saya akan mencoba tembus di 70 kg.  Dengan berat badan yang sekarang kecepatan lari saya semakin baik dikarenakan beban badan banyak berkurang. 

left now, right before

Rabu, 01 April 2015

lima bulan sudah

Dear Pembaca,

Medan, 25 Maret 2015

Hampir 5 bulan aku berada di kota Medan ini, yg katanya surga kuliner.  Bener memang kota kuliner, karena hampir setiap sudut jalan orang menjajakan kuliner dengan rasa yang beragam.  Selain terkenal dengan kulinernya kota ini juga mempertahankan gedung gedung lama yang membuat kesan retro jaman penjajahan Belanda.  Gedung-gedung tua seperti di titik nol kota Medan, yaitu Gedung PT Pos Indonesia, nampak tahun 1911 digedung ini menandakan tahun berdirinya.

Selama perjalanan 5 bulan ini menemukan hal-hal yang baru, banyak yang dipelajari, kalo pepatah lama bilang dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung.  Harus pandai membawa diri, belajar suasana lingkungan dan mencari saudara baru.  Karena sesuai hukum alam dan pelajaran biologi, harus bisa sosialisasi dan adaptasi, kalo aku tambahakan dengan cepat.  Karena kalo gak move on istilah kekinian sekarang maka dipastikan akan terpuruk dalam keadaan galau, hehehehehe.

Lari, ya lari atau running atau bisa juga dibilang jogging, olahraga yg baru aku geluti selama satu tahun ini menjadi ajang sosialisasi aku di kota ini, berjumpa dengan anak-anak indorunner Medan, menambah kawan selain kawan kantor yang ada di Medan.  Hanya hobi lama dari SMP belum ada ketemu klub basket yang pas seperti di Jambi.  Ya itu saja dulu, April ane nulis lagi ya

salam ^^


Sabtu, 21 Februari 2015

Pekanbaru dua ibukota propinsi target untuk aku kunjungi

16 Februari 2015

Malam Pembaca,

Pekanbaru merupakan dua ibukota propinsi target untuk saya kunjungi, aneh judulnya, hahahahahaha.  Apa yang membuat saya untuk menulis ini? ya, karena tinggal pekanbaru dan banda aceh saja yg belum saya kunjungi utk ibukota propinsi di Sumatra.  Nah Pelanbaru sudah saya kunjungi dan berarti tinggal banda aceh saja yg belum.

Pekanbaru sama spt kota-kota besar disumatra, ada mall, gedung tingkat.  Yang menarik bagi saya adalah utk ibukota ini, kantor Gubernurnya dasyat sekali, karena keceh badai sekali.  Dengan budaya melayu kental, tapi sayang bahasa melayu sangat susah saya jumpai (apa perasaan gw aja ya), karena banyak yg pakai bahasa Padang (ini saya tanya kepada temen di Pekanbaru pu gitu).  Sangat disayangkan identik Melayunya hilang.

Untuk makanan, sengaja saya mencari masakan khas.  Dan saya menemukan juga, haduh apa nama restorannya ya, yg disajikan masakan melayu dan para pekerjanya menggunakan busana melayu dengan wanita memakai jilbab.  Berasa di Malaysia di restoran ini, ya seperti yang kita ketahui Ridar serumpun dengan melayu Malaysia dan Melayu Singapore.

Ya ini dulu sharing kali ini, sampai jumpa di catatan selanjutnya ^^

Salam.
ATP

Selasa, 20 Januari 2015

Anda dikangenin loh..

Medan, 20 Januari 2015

Hai pembaca,

Ini nulis buat bapak-bapak atau ibu-ibu yang sedang berbeda tempat dengan keluarga.  Sebenarnya buat saya sih, tapi ya gak apa-apa juga kalo kisah ini curcol yang sama dengan para pembaca.  Hal yang paling berat dalam hidup ini ketika kita berjauh jarak dengan keluarga kita tercinta(suami/istri dan anak-anak).  Ketika pilihan harus dilakukan berjauhan tempat maka semua resiko dan konsekuensi harus kita ambil.  Berat memang diawal tapi kalo bisa kita siasati ya gak begitu berat sekali.

Resiko dan konsekuensi jarak jauh dengan keluarga
1.kangen yang sangat luar biasa, tingkat dewa ini
2.kehilangan moment berdua yang sangat penting bagi keluarga anda
3.kehilangan komunikasi yg selama ini lancar
4.anda sibuk mencari keramaian atau sibuk nyari kesibukan
5.dan dapur jadi dua, karena anda harus makan dan keluarga juga kudu makan
6.anda bisa nulis sendiri versi anda, hahahahaha

Yg bisa disiasati
1.kalo dah kangen, segera beli tiket pesawat, bus, kereta atau travel
2.nah, bisa kirim foto, bisa juga vidio call, teleponan, kirim mms(masih musim gak?)
3.buat jadwal rutin telp setiap harinya, minimal pagi, siang dan malam
4.cari kesibukan yg positif, misal mancing, belanja, makan, motret, olahraga
5.hm ini gw gak ada solusi, paling dihemat lah
6.hehehehe, sama seperti diatas, cari solusi sendiri ya...

Ya demikianlah curcol kali ini dan demi blog saiyah biar selalu update

kangen mommy karin, atha dan hana..

Jumat, 07 November 2014

[Stand Up Selling] oleh Andri T Putra



Dear Pembaca,

Stand up Selling saya adopsi dari stand up comedi (sumber : http://goo.gl/SmHWBC) dan saya mendapat pengaruh dari bg Seth Godin akan permission marketing (sumber : http://goo.gl/Tajac4).  Kenapa saya melakukan ini, ya cara-cara jualan yang konvensional sudah sangat usang dan tidak menarik lagi bagi customer yang masuk ke era digital.  Inovasi terus menerus dalam berjualan membuat saya mencari cara apa yang bisa dilakukan lebih baik dan beda dibandingkan dengan salesman yang lainnya.  

Saya memiliki alasan saya harus segera dengan cepat mendapatkan perhatian dari pembeli/pendengar dalam waktu under 5 menit, di 5 menit ini saya harus bisa dapet callback dan sampai to kill (istilah di stand up comedy, refrensi dari http://goo.gl/RqWxZh utk pengertian call back dan to kill).  Ya harus ada jokes segar, sampai mereka memperhatikan saya.  Setelah semua perhatian 100% ke saya ini saya masuk istilah bg godin dengan permission marketing, kita masuk ke ranah baru yg sudah ada komunitasnya dengan mudah, karena perhatian sudah kita dapatkan, baru masuk jualannya.

Dengan cara ini saya lebih mudah dalam melakukan sosialisasi atau jualan dengan produk-produk baru.  Saya berprinsip closing (pelanggan beli atau tidak) itu masalah waktu, bisa dia langsung beli produk pada saat itu atau besok atau dihari-hari selanjutnya.  Kembali lagi kata bg Godin, saya mengajak mereka ke "want" bukan lagi "need", jadi kata bg Godin kalo pelanggan sudah ingin beli bukan lagi kebutuhan, produk kita sudah menjadi barang konsumtif.


...to be continued *hm

Senin, 07 Juli 2014

Dua Ramadhan di Bengkulu

Chevrolets and Dodge
Bengkulu 7 Juli 2014,

Sudah berjalan 9 hari puasa di tahun kedua berpuasa di kota Bengkulu.  Sahur sendiri, buka puasa sendiri dan tidur sendiri.  Ini dikarenakan teman-teman satu kos pada pindah semua, Arief pindah ke palembang dan gugi pindah ke Jambi.  Biasanya pasti dilakukan rame-rame oleh kami, mencari buka bareng, pergi ke rumah pak dodi(securiti kantor) untuk sahur di rumahnya dan kalo sampai rumah masih bisa nonton bareng teman-teman.

Foto diatas, aku ambil, sembari menghabiskan hari 24 jam ini.  Inilah membuat diri ini masih bisa bertahan menjauhkan diri dari kebosanan yang teramat.  Lebih indah dengan keluarga dalam keadaan apapun kalau seperti ini.

Note : you tube, utk arief dan gugi : http://goo.gl/GdMGHr 

Sampai jumpa lagi arief dan gugi, see you when i see you


salam.