Minggu, 08 November 2020

Percaya Diri Dalam Melakukan "Public Speaking"

 Jambi, 8 November 2020


Penulisan ini di dalam kamar milik Atha (anakku yg cowok),


Hi Pembaca, ketemu lagi kita bagi yang membaca blogku ini. Ditengah-tengah mengurus dua anak yang hebat dan lucu ane coba sempatkan melukis kembali rajutan blog ini. O iya ini hari ke lima, Mommy (istriku) masih di depok karena menghadiri Akad Nikah adiknya dan ane sama anak-anak berada di Jambi. But ini fyi aja sebagai bumbu biar gak serius kali ya.

Nah, aku mau sedikit bercerita, ya bisa juga berbagi pengalaman yang aku jalanin selama ini. Kalo liat judulnya "Percaya Diri Dalam Melakukan Public Speaking" tentu banyak pakar dan praktisi yang lebih jelas dan pas untuk berbagi. Tapi kali ini bolehlah ane juga pengen berbagi akan hal ini. 

Public Speaking sendiri bagiku memang sudah menjadi keseharian dalam menjalankan tugas-tugas atau kegiatan-kegiatan selama ini. Pekerjaanku selama ini bisa dikatakan sering bertemu orang-orang diluar dari perusahaan dan ini membuat aku terbiasa jadinya akan Public Speaking. Kalo membaca teori dari Pak Aristoteles bahwa manusia ini selain mahluk individu manusia juga mahluk sosial atau bisa dikatakan dengan padanan kata monodualis, ini dimaksudkan pak Aristoteles kita itu kudu pandai bermasyarakat selain melakukan hal-hal pribadi. Nah tentu dari kegiatan-kegiatan kantorku tadi dan teori oleh pak Aristoteles, Public Speaking menjadi hal yang tak terpisahkan oleh ane.

Sebelum kita masuk ke hal pokok public speaking, hal mendasari aku melakukan berbagi ilmu akan public speaking adalah setiap aku ke institusi, ke kampus, ke sekolah atau ke organisasi-organisasi, ane selalu dilihat pasti mau jualan ( ya iyahlah, mmg kan tugas kantor) ajah, gak ada imbal balik pada mereka. So, ane balik, ane coba berbagi untuk menjadikan public speaking ini tidak menjadi momok setiap orang dalam melakukannya bahkan ini bisa menjadi hal yang sangat menyenangkan untuk dilakukan.

Literatur yang ane dapatkan dalam melakukan public speaking atau berkomunikasi ada 3 faktor dalam keberhasilan melakukannya, 5% kata-kata, 38% nada suara dan 55% gesture kita. Dari 3 ini tentu poin per poinnya merupakan satu kesatuan dengan porsi masing-masing. Dan dari 3 faktor ini kita harus berhasil mendapatkan Kesan baik dari lawan komunikasi ataupun audience. Nah terus apa lagi sih sebelum 3 hal ini tentu kita harus memiliki hardskill yang sangat baik yang bisa kita dapat dari jenjang pendidikan formal ataupun non formal. Kemudian Softskill, hardskill tadi dilatih dengan kehidupan sosial kita seperti aktif di masyarakat terkecil seperti RT, ikut berorganisasi kepemudaan atau ikut beberapa kegiatan diluar dari pendidikan formal dan non formal.

Setelah kita kenali semua, maka saatnya melakukan uji coba praktek mulai dari skala keci. Misal memimpin rapat kecil dalam kantor kita. Atau apapun itu yang dan terus kita kembangkan dalam porsi yang menengah dan besar. Tentu ada tips-tips yang bisa ane sharing. Nah utk sharing tips-tipsnya, mungkin ane sisakan saja untuk tulisan lanjutan blog ane dikapan hari, maklum ane nunggu situasi kondisi aman, kan diawal ane dah bilang lagi jaga anak-anak ane yg cerdas dan menggemaskan, ah yasudah aku siap-siap mau masak untuk makan malem bareng anak-anak.


Salam, ATP

Rabu, 25 Maret 2020

Pondasi yang kokoh pada Visi dan Misi yang memBumi

Palembang, Jumat 1 November 2019

Hi Pembaca,

Selepas solat Jumat, tergerak hati, pikiran dan jari ini utk menuangkan pemikiran. Dan setelah itu, gak ditahun 2020, aku memulai lagi di 25 maret 2020. Dengan kondisi WFH akibat virus COVID19 ini. Ini sedang di Jambi, gak di Palembang. Dan sesuai dengan judul, Pondasi yang koko pada visi misi yang membumi. Dalam organisasi, mau skala kecil bahkan lingkup yang besar tentu kudu ada visi misi. Kenapa harus punya, kalo kata dosen ane yang ajarin Manajemen operasi, biar jelas anggota organisasi itu mau digerakkan ke arah mana.

Nah dari Visi Misi (bisa dilihat lah ya, banyak pengertian visi misi dari berbagai pakar dan ahli), kalo ane Visi ini arah kedepan organisasi dalam mewujudkan cita2nya dan apabila sudah tercapai untuk mempersiapkan lompatan kedua. Sedangkan misi menurut ane, rangkaian arah ini dijelaskan caranya dalam mewujudkannya. Jadi betapa pentingnya visi misi ini dalam langkah awal menentukan organisasinya, karena akan dipakai semua anggota organisasi dalam bekerja.

Bagaimana Visi Misi ini bisa ngeBumi atau jejag? Nah ini tentu ada pemeran utama yang harus menjalankan secara konsisten. Siapa? kalo pendapat ane sih tentu saja Leaders organisasi, Leaders menjadi tokoh utama dalam menjalankan, mensosialisasikan, mengkonsistenkan Visi Misi Organisasi. Dengan tugas utama inilah, kalo dijalankan secara tulus, diibaratkan bak air yg mengalir, seluruh anggota organisasi dan bahkan pihak external akan mengikuti secara ikhlas Visi Misi Organisasi.

Dan sampailah ke paragraph ke empat, yg artinya dah lumayanlah buat ane sebagai penulis pemula. So Gaes, semoga tulisan ane ini bermanfaat dan kalo sebaliknya juga gak apa-apa juga. Dan karena wabah pandemi ini terus merengut banyak korban, ane mau bilang #diRumahAja samapai suasana bener-bener aman. 

Regards
ATP

Senin, 07 Oktober 2019

kerja 8 jam atau lebih di 2019

Hi Pembaca,

Dah lama sejak 2018 tulisan ane ditahun lalu dan baru sekarang ane menulis kembali karena memang ada hal-hal menarik keknya perlu ane tulis. Tulisan ini mungkin sudah ada yg menuangkan bahkan membuatnya di penelitian. Tapi ane belum ketemu tulisan ini atau uji variabel terhadap tulisan ane ini. Ini lebih ke suara hati ane melihat orang-orang yang bekerja di tahun 2019. Dengan Judul kerja 8 jam atau lebih di 2019 ini ane melihat perubahan jaman dari ane yang bekerja pertama kali di perusahaan retail besar pada tahun 2004 dibandingkan dengan sekarang di tahun 2019. 

Perlu diketahui jam kerja normal yang dimiliki pekerja dalam sehari adalah 8 jam, dengan peraturan dari Depnaker (ini cmiiw yakk) apabila lebih dari 8 jam sehari atau 40 jam seminggu maka aturannya pekerja dibayarkan lemburnya. Dulu ketika ane bekerja pertama di tahun 2004, ane mengenal bekerja 8 jam sehari dan pulang dengan tepat waktu. Dulu komputer yang dipakai adalah PC dengan layar tabung gede. Apabila sudah ke rumah sudah tidak ada lagi yang dikerjai setelah sepulang kerja. Karena kalo bos telepon minta data atau mengerjakan sesuatu, simple aja jawabnya Pak besok ya, saya sudah dirumah (karena kan gak spt 2019, dah pakai laptop kantor, moso 2004 pc dengan monitor gede dibawa ke rumah, yang ada dibilang maling aset perusahaan). 

Nah sekarang, dengan aplikasi multichat, kita bisa kirim data-data ke rekan kerja, bos dan lain-lain. Dan ini 24 jam, 7 hari, 12 bulan 365 hari dan seterusnya. Kalo melihat keadaan sekarang, dengan segala kemudahan fasilitas kerja, sepertinya sekarang kerja lebih dari 8 jam. Dengan membuka laptop, aplikasi multichat kita bisa kerja, gak hanya dikantor tetapi bisa dimana saja asal ada koneksi internet di tempat tersebut. Banyak positifnya, karena data dan informasi didapat dengan cepat. Dan pola meeting pun tidak harus jumpa fisik, bisa juga dengan mekanisme video confrence.

Nah, dengan berkembangnya kemajuan teknologi, menjadi tantangan bagi pemberi gaji atau elmu SDM. Kenapa? karena bagaimana menghitung seorang diinvidu ketika, ybs diberikan tugas lewat dari Jam kerja atau belum masuk jam kerja. Kalo ane melihat perlu adanya hal-hal yang menarik, agar individu ini termotivasi kerja dengan kemajuan sekarang. Apakah dengan penilaian SKI terbaik, Bonus KPI dan promosi ke ybs cukup mejawab keaadaan sekarang? Semoga, dan ini sangat menarik untuk dibahas.

Senin, 26 Maret 2018

Second Curve Digital Bussines


Senin, 26 maret 2018
Didalam burung besi plat merah

Hai pembaca,
Yah seperti biasa ane dalam burung besi dari medan menuju palembang (istriku drg karin masih menyelesaikan tesis di FK USU, jadinya ane bolak-balik liat karin, atha dan hana di medan).

Kali ini ane pengen bahas second curve digital bussines, agak berat judulnya dan ane keknya gak berat-berat kali dalam membahasnya, hanya membahas dengan bisnis yang ane tekunin selama ini. Bisnis apparel lari dengan kekuatan social media. Social media yang digunakan adalah instagram. Dengan akun @memepelari yang kini sudah memiliki 3.1K followers. Followers terus bertambah sejak 2 mei 2017 akun ini rilis. Memang diawal belun terpikirkan akan menjadi bisnis apparel lari, hanya berupa meme lucu-lucu didunia lari. Ketika berjalan 6 bulan dimulailah uji coba membuat apparel lari. Apparel yang dipilih untuk dibuat adalah jersey. Sambutan jersey oleh netizen memepelari cukup dasyat 2 kali open PO dan 2 kali menerima orderan dari korporasi dan klub lari. Alhamdullilah modal sudah balik dan meraup untung. But ketika apparel kedua di pilih yakni runningcap keknya tidak sesukses jersey. Bisa jadi modelnya jelek, harga mahal, atau mmg topi kurang dimintai runners secara umum, kegagalan di runningcap ini belum ane temukan apa sih kendalanya.

Nah balik ke judul, second curve digital bussinesnya memepelari. Kendala2 mulai muncul, yakni sisi kreatif. Dimana tim kreatif memepelari sedang undermood, ya gitu hilang mood untuk mendesain. Sehingga keliatan dari netizen memepelari hilang sisi kreatifnya. But, yes but istri ane drg karin ternyata memenag sangat cerdas, dokter gigi ini memang bisa mendesain, bermodalkan photoshop, doi sering diminta untuk membuat warta (tabloid) bulanan PDGI jambi dan periskasel Sumatera, desainnya menurutku bisa diandalkan karena selalu diminta setiap bulannya. Dengan dreamer kek ane, ketemulah realis yang sangat dekat sama ane, ya itu istri sendiri, dan tara jadilah satu desain baru dan Alhamdullilah ketika dibuat coming soon di IG memepelari sambutan hangat akan kreatifitas memepelari bertuai orderan. Bismillah semoga tuaian pujian dan orderan berakhir transferan ke rekening memepelari.

So kalo boleh ambil kesimpulan, di walt disney ada 3 departemen kreatifnya dreamer, realis dan critic. Baru ane dalamin ketika di industri kreatif ini, dreamer jangan pernah mati, kehilangan mood dan sisi kreatifnya. Dreamerlah motor dari segala kayuhan setiap bisnis (tidak hanya bisnis kreatif atau digital, the whole bisnis), kalo sudah habis mimpinya tiadalah guna realis dan critic. Dan ane belief perusahaan yang bisa bangkita atau maju terus, mimpinya sangat kuat. Dan tak heran walt disney bisa bertahan ratusan tahun.

Regards ATP
Owner @memepelari

Kamis, 15 Maret 2018

keluargamu utamamu


12 Maret 2018
Senin, didalam burung besi milik maskapai plat merah

Haii pembaca,
Sepertinya tahun 2018 ini baru sedikit ane menulis di blog djuragan. Terlalu banyak mau jadinya semua gak ke handle, memilih format social media apa yang dipilih, blog, vlog atau IG. Dari ketiga ini IG yang sangat ane fokuskan, dari dari tiga ini yang menghasilkan cuan hanya di IG. Dengan follower 2.9K per hari ini memepelari bisa mencapai omzet double digit dalam jutaan dan ini terjadi dalam waktu 6 bulan.

Tapi kali ini gak obrolin itu sih, itu teaser buat pembaca bahwa apapun hobi kita kalo di buat bidang usaha (bahasa kecehnya mengkomersilkan) dengan keseriusan hati plus perasaan akan menghasilkan manfaat. Sibuk ajah kita maen social media hanya menebar hoax, hate speech, postingan gak berfaedah atau lain sebagainya, lebih baik di monetize dan menghasilkan manfaat bagi orang lain pada umumnya dan tentu saja pada kita khususnya.

Kali ini judul yang ane angkat "keluargamu utamamu". Ini terinspirasi ketika weekend sabtu minggu kemaren (berarti tgl 10 11 maret 2018) bersama mommy, abang atha dan adek hana. Begitu berkesannya quality time yang tercipta, karena kalo quantitas kali ini kami harus terpisah jarak 1.5 jam dari palembang to medan kalo naek pesawat. Iyah ane dan mereka beda kota, tentu ane harus menciptakan quality time yang maksimal. Dengan berakhirnya UTS si abang atha, perlu adanya rewards utk doi. Tentu buat mommy dan Adek hana pun ada. Sabtu pagi mereka tak ajak olahraga, olahraga fav kami adalah lari. Terpilihlah USU sebagai tujuan tempat kami lelarian tampan dan cantik. Selain ane kudu selesaikan LongRun PTP#7 (persiapan jogmar 2018 dan triatlon sungailiat 2018) mereka lari manjah sampai menunggu ane finish. Tapi upah buat mereka nasi gurih medan yg kesohor enaknya. Lelarian ini dipilih karena semua anggota keluarga bisa melakukan semuanya. Nah tibalah siang kemalam, tetiba aku pengen sekali bantu mommy masak buat anak2, jadilah ane asisten chef mommy sabtu ini. Kalo ane back to basic makan sayur dan protein ajah (lagi program downsizing berat badan). Ane suka juga menyukai memasaka, cowo pinter masak itu sexy menurutku. Kalo chef idola ya itu chef haryo, yang terkenal masak dialam terbuka kalo diacara tivinya. Trus kalo nanya masakkanku enak, ya enak banget kata atha (maksa kali)

Dan tibalah hari minggu, ini percampuran ego ane sebagai runner, atas kesepakatan malam sebelumnya bersama kami putuskan untuk berenang (ini hobinya abang dan adek, tapi bagus juga jadinya ane bisa cross training gak hanya lari mulu). Wah pagi2 semangat kali anak2 ini, dibisikan di telinga mereka ayok renang, sekali ajah langsung bangun, hahahahahaha. Dan berenanglah kami selama dua jam. Persiapan semua ready oleh mommy, peralatan renang, baju ganti dan tentu saja santapan sarapan pagi kami. Renang dah dua jam, jemari kami pun nampak keriput karena intensitas dua jam dalam air yang buat ini, dan renang pun kami putuskan selesai dan melanjutkan kegiatan lain. APA???? MALLLLLLLL yeay, semua senang, hahahahaha. Disana pun seperti biasa belanja dan dilanjutkan makan siang favorit anak2, apa itu? PIZZA H*T hahahahaha, dengan favorit pesanan pasta full meat, pizza meatlover dan akuh tetap konsisten protein dan salad. Lahap? Tentu saja sesuai prediksi. Dan selesai santap siap pulang dengan perut yg mantap utk menatap sampai malam.

Keluargaku Utamaku
Sudah sepantasnya aku selaku kepala keluarga membuat suasana seperti ini, membuat kantor tercapai target, berkumpul bersama komunitas tidaklah ada bandingannya membuat keluargaku bahagia. Senang duka bahagia susah hanya keluargalah yang paling merasakan dahulu. Pilihan ane membuat keluarga senang dan bahagia.

Rgd DjuraganATP


Rabu, 31 Januari 2018

Apa Salah WC?

Pagiii Pembaca,
pagi ini 31 Januari 2018, dan besok masuk Bulan Februari.

Wahhh, sudah sangat lama ane gak nulis blog ini. Hampir dua bulan dicuekin. Ya bisa dikatakan hilang mood, malah ane aktif di Vlog, hahahahahaha. Kangen nulis karena, menulis ini seni yang berbeda dengan vlog. Lebih penasaran aja bagi yang membacanya. Kalo video mungkin karena visual lebih enak dicerna.

Nah kali ini aku buat judul Apa Salah WC?

Judul ini aku ambil ketika perjalanan dari Palembang menuju Medan. Dan sesampainya di Medan tetiba mules terus b*ker di WC nya Railink. Nah disinilah asal muasal judulnya. Kebiasaan sekarang kalo bab, bawa HP dan melakukan selancar di dunia maya (kalo dulu, 90an sambil baca komik). Dan ketika proses ini sekitar 15 menit (lama karena aku mencret gegara makan aseman mangga) banyaklah percakapan orang yang terdengar dari "bilik"ku. 

mr. xxx1
"Kalo aku mau, aku bisa buat lebih dari yg dia buat!"

mr. xxx2
"Target kamu itu kekecilan, coba kirim dulu hitungan kamu ke email saya!"

mr. xxx3
"Hutangmu itu kapan mau dibayar?"

mr. xxx4
"bisa gak sih ngerjainnya?"

mr. xxx5
"Sudahlah, aku ini kerja, bukan macem-macem.

Nah Mr. xxx ini mulai dari yang pertama sampai yang kelima semua menggunakan nada yang tinggi. Hahahahahahaha, dan dalam bilikku aku mulai meracau otak dan pikiran, orang kalo marah apa kudu ke WC ya? melampiaskan semua amarahnya. Dan setelah keluar WC pelan lagi ngobrolnya. Ah sudahlah, hahahahahaha lagian aku dah kelar b*kernya.

regard.DjuraganATP


Senin, 13 November 2017

MemePelari Road to TOP Apparel

Senin, 13 Nov 2017

di ruangan ane 4x4 meter, Alhamdullilah ane rampungkan tulisan ini, dimulai sejak 25 September 2017 dan kelar juga per tgl 13 Nov 2017 (detail percerita pun berbeda-beda tanggal, bisa dilihat diakhir tulisan).


-Suka lari
Hai pembaca, dah mau masuk bulan November 2017 aje niy, dah 2 bulan kurang lagi kita akan menutup tahun 2017 dengan gemilang, menyongsong 2018 dengan harapan baru. Tentu pembaca memiliki harapan,plan dan mimpi luar biasa di 2018. Eh cukuplah 2018, itu kita maksimalkan tahun depan, yak tahun ini kita mulai flashback apa yang sudah kita harap, plan, mimpikan dulu sebelum masuk 2017, apakah sudah in track atau masih keluar jalur seperti benang yang kusut tanpa arah kompas yang jelas. Halah, kok jadi lebay ini, hahahahaha tapi ya sebelum tutup tahun, harus kita urut dari Januari 2017 sampai dengan sekarang. Kalo ane, ada harapan, asa, mimpi, plan, bagaimana sebuah hobi ane menghasilkan uang. Dari periode januari 2017 sampai dengan skg November 2017, ane baru mendapatkan ide bisnis yang akan menghasilkan uang dan ide itu muncul di bulan Juni 2017. Dari kesukaan ane di olahraga lari, membuat ide baru yang goalsnya menjadi sebuah ide bisnis kreatif yang baru. Kenapa ane bersikeras hobi kudu menghasilkan uang karena ada 3 faktor utama ane dalam melakukan bisnis kreatif ini ;
•Babab Dito (penemu tongsis, pelopor ruang mungil ; motret preiser skala 1:87], doi bilang ke ane “ndri, gw itu kalo punya hobi harus gw pertanggungjawabkan kepada bini dan anak2 guwe, contoh gini ndri gw belik mirror lens seharga 10juta dan gw wajib membuat minimal BEP niy barang dengan memotret berbayar atau komersilin”
•Peter Firmansyah founder And owner PSD, ketika ane ikut kuliah umumnya kang Peter, doi bilang gini “kalo elu mau memulai usaha, mulailah dari hobi atau kesukaan lo selama ini, karena akan lebih berhasil dan menjiwai nantinya”
•Walt Disney, ini ane belajar dimana usaha Walt disney still life dan berdiversifikasi, mereka memiliki tim marketing hanya 3 divisi yakni dreamer, realis, critics.

-Gabung komunitas lari
ane selama lari sudah dua klub lari yang ane gabung, yakni RUNMDN dan Palembang_Runners, di klub ini banyak sekali ane belajar lari, teknik dasar seperti firm lari, pemanasan dan pendinginan, exercise seperti interval, tempo, core dan masih banyak lagi. Hal-hal yang ane pelajari menambah ilmu baru dalam hidup ini terutama berlari yang mendekati bener ke arah science. Nah grup lari ini tidak hanya melakukan kegiatan kopi darat saja tetapi didunia maya juga, dengan dibuatnya grup whatapps dan line, sehingga informasi terupdate langsung diketahui oleh seluruh member. Tentu tidak hanya informasi saja tetapi hasil photo dan video selepas kopi darat pun di posting di grup ini. Foto-foto yang dihasilkan bagus-bagus dan banyak, biasanya sekali posting bisa 80 bahkan lebih. Dan yang diposting paling MAXimal 5, nah disini ane melihat peluang, poto yang sangat banyak dan bercerita ini sepertinya bisa didaur ulang, menjadi cerita-cerita yang menarik. Dimana orang lain yang belum tertarik berlari minimal dengan di remake dikit yang tadinya gak menarik membuat yang lain jadi tertarik. Masalah mereka kapan larinya itu nanti tapi sudah ada dihati mereka ketertarikan dalam lari.
Daur ulang atau recycle ini, ane coba membuat meme. Dimana meme ini akan menjadi khusus, karena menceritakan daily lifenya pelari. Dan terciptalah brand memepelari. Dengan seizin capt. Andri selakuku pimpinan tertinggi di pelambang_runners mulailah ide kreatif ini dalam membuat meme. Dan hasil meme tadi ane posting didalam instagram dengan akun @memepelari Alhamdullilah setelah 3 bulan lauch followersnya sudah diangka 1,7K. Semoga followersnya bertambah dan terus meninspirasi dalam berlari. Oh iya, dengan respon positif ini, terkadang bukan ane saja yang buat meme, dari followers memepelari pun mulai membuat meme dan ditag ke akun memepelari, dan ane tinggal repost. Ternyata pelari jago juga bikin meme, terkadang mereka lebih kreatif dibandingkan ane.

-agar melebar dan membumi, dipilih ambassador memepelari dari beberapa tempat, Lombok, jombang, bogor, bekasi, palembang, jakarta, medan]
Agar lebih dikenal luas di Indonesia dan ngebumi, ane membuat keputusan dengan memilih ambassador memepelari dari berbagai kota di Indonesia, kota-kota ini seperti Lombong, Jombang, Bogor, Bekasi, Palembang, Jakarta dan Medan. Ambassador ini ane kirimkan tshirt memepelari ke mereka. Dan mulailah viral marketing ane maenkan. Ambassador ini mulai memakai tshirt memepelari ketika ada race lari, latihan lari bareng komunitasnya dan bahkan dipakai mereka ketika lagi nongkrong santai di kotanya. Dengan kemunculan tshirt memepelari banyak netizen memepelari (*followers IG memepelari) ingin memilikinya bahkan pengen sekali membeli. Pekerjaan selama ini membesarkan sebuah brand Alhamdullilah membuahkan hasil, terlihat respon dari netizen mempelari, dari like, repost, comment, DM ke iG bahkan terkadang DM meminta fotonya dibuatkan meme. Dari respon ini, ane mengeksekusi sebuah apparel baru, apparel memepelari, apparel ini baru jersey lari dan topi. Dan ketika PO pertama dibuka 120 an jersey lepas ke seluruh pulau-pulau di Indonesia, Sumatera, Jawa, Bali, NTB, Kalimantan, Sulawesi. Utk apparel yang coming soon yakni topi dan ane believe apparel ini akan mengikuti jejak jersey larinya. Plan ane kedepan, selain jersey dan topi, apparel yang akan muncul tas lari, tas pinggang lari, jaket, headband dan lain-lain.
-meningkatkan ekonomi kreatif digital
Dengan omzet sampai dengan sekarang di angka 30jutaan rupiah, ternyata bergerak di bidang ekonomi kreatif terkhusus di digital sangat menjanjikan. Semua teori marketing yg ane pelajari dari guru, dosen, praktisi kepakai semua hanya sekarang dipindahkan ke digital. Promo, Sales dan lain-lain dilakukan oleh sebuah handphone, paket data, apps desain foto dan apps social media. Tidak ada yg tidak bisa, yang ada tidak mau. Tantangan besar dalam hidup ini adalah diri sendiri, yakni takut, takut gagal, takut gak laku, takut gak jago bisnis. Dengan memepelari ini ane bantahkan semua tantangan tadi.

-road to TOP Apparel dunia
Opportunity masih sangat besar, kelurahan, kecamatan, kota, propinsi bahkan negara Indonesia belum begitu kenal memepelari, hanya warga netizen memepelari saja. Masih banyak ruang improvement dalam bisnis ini. Dan mimpi ane ingin menjadikan memepelari sebagai TOP Apparel dunia.
ATP
•Senin, 25 September 2017
Dalam pesawat milik plat merah dari Medan menuju lampung [kerangka tulisan utk talkshow 5 Oktober 2017 di PS Mall bersama Palembang Runners]
•Jumat, 20 Oktober 2017
Dalam pesawat milik plat merah dari Palembang menuju Medan [suka lari]
•Senin, 23 Oktober 2017
Dalam pesawat merah milik negeri jiran tetangga [gabung komunitas lari]
•Jumat, 10 November 2017
Dalam pesawat singa merah [agar melebar dan membumi, dipilih ambassador memepelari dari beberapa tempat, Lombok, jombang, bogor, tangerang, palembang, jakarta, medan]
•Senin, 13 Nov 2017
Dalam pesawat milik plat merah [meningkatkan ekonomi kreatif digital & road to apparel dunia]


Logo MemePelari (instagram @memepelari )